Senin, 06 Juni 2016

Puisi: Aku Rindu Kamu

Detak waktu terus bergerak
Kulihat kamu di ujung sana
Inginku bicara denganmu
namun terhalang dinding luka

Aku ingin melihal lagi senyummu dari dekat
membelai pipimu yang berlesung saat tersenyum manja

Aku rindu kamu
Retakan-retakan hatiku, telah kulupakan
Kini saatnya kamu izinkan aku menyentuh hatimu lagi
menebus luka yang pernah kubuat.

Aku rindu kamu
izinkan aku memandang senyummu
melihat tawa manjamu,
menatap mungil hidungmu, meski hanya sekejap waktu

Aku rindu kamu
Kragilan, Serang, 13 Mei 2016

Puisi: Aku Bercerita Kepada Senja

Aku bercerita kepada senja
cerita tentang kamu yang pergi

Senja menyiratkan warna teduh
mencoba meneduhkan hatiku yang gelisah

Senja seolah mengerti apa yang kurakan

Aku pernah berkata, kamu ibarat senja
teduh dan meneduhkan

Tapi, entah kenapa kamu bagai surya gurun di siang hari
begitu panas

Tapi, di sisi lain kamu menyiratkan salju di puncak everest
begitu dingin

Aku hampir mati diapit keadaan demikian.
Kembalilah teduh, Asih
Mari bicara lagi

Kragilan, Serang, 12 Mei 2016
Aku rindu dirindukan olehmu
Aku rindu dimarahi dengan manja olehmu
Aku rindu dicubit olehmu saat mataku celingak celinguk
Aku rindu dipukul olehmu saat aku sedikit jahil padamu
Aku rindu dikhawatirkan olehmu
Aku rindu saat kau merajuk karena lama menunggu
Aku rindu cemburu padamu
Aku rindu menghindari hujan bersamamu
Aku rindu setiap momen kecil bersamamu
Aku rindu dicintai olehmu


Kragilan, Serang, 9 Mei 2016

Puisi: Untuk Kamu yang Memilih Lenyap

Untuk kamu yang memilih lenyap
Kudo'akan semoga hatimu masih berbentuk dan mahkotamu tak tergadaikan
Kelak jika aku tak jadi pelindungmu lagi

Untuk kamu yang memilih lenyap
Kudo'akan kamu dijauhkan dari segala hasut dan tipu daya

Untuk kamu yang memilih lenyap
Kudo'akan agar kamu tak kena penyakit pikun atas apa yang kuperjuangkan.

Untuk kamu yang memilih lenyap
Kamu tak akan lenyap sebagai lentera di sudut hatiku yang gelap

Kragilan, Serang, 8 Mei 2016

Puisi: Aku Kalah Melawan Badai

Ku akui aku kalah melawan badai
Sebagai nahkoda aku merasa gagal
Kapal kita karam di tepi pantai

Kau berenang tanpa aba-aba namun hilang tenggelam
Kau lihat pulau itu?
Kau ingat bahwa itu tujuan kita?
Kenapa kau berbalik arah dan menghilang?

Aku sendiri di kapal yang kandas
Entah kau berpaling ke kapal yang lebih mewah
Atau mati dimakan ikan
Tak ada kabar berita

Biar kutunggu kau di kapal ini
Biar ombak menggulung
Aku tak peduli
Aku tetap menunggumu

Aku Kalah Melawan Badai
Kragilan-Serang, 30 April 2016

Puisi: Asih

Asih
Kini Kuberanikan menyebut namamu
Asih
Rinduku sudah tidak terbendung

Pesonamu merenggut logikaku
Kehilanganmu membunuh akal sehatku
Kenapa kau lenyapkan diri dariku
Aku sampai gila mencarimu

Kudatangi rumahmu
Hanya kudapati gembok pintu
Aku tahu kau di dalam situ
Tapi aku juga tahu kau menolak menampakkan wajahmu

Kudatangi lagi di lain hari
Masih kudapati gembok pintu
Malah tetanggamu yang menemui
Menegaskan kau tak mau menemuiku

Dengan cara apa lagi aku harus bicara
Jutaan surat kau bakar dengan amarah
Ribuan salam kau tepis tanpa kata
Aku kau buang

Asih yang kucinta
Namamu selalu kuselipkan dalam keluhku pada tuhan
Memohon api di dadamu lekas dipadamkan
Agar kita bisa bicara perlahan-lahan

Asih
Sikapmu seperti akulah orang yang paling berdosa
Pahit
Getir di jiwa amat tak terkira

Asih
Dunia membujukku melupakanmu, sayang
Tapi mereka tak mengerti
Hatiku hanya memilihmu saja

Asih
Padamkan api di hatimu
Maafkan aku yang berdosa ini
Aku merindukanmu

 Asih
Kragilan-Serang, 21 April 2016

Puisi: Bertamu

Aku bertamu kepada senja
Merendahkan diri lewat sujudku
Memohon engkau yang hilang
Dikembalikan kepadaku

Aku bertamu kepada rembulan
Menadahkan tangan penuh pilu
Memohon engkau yang hilang
Dikembalikan padaku

Aku bertamu kepada sang fajar
Bersimpuh dalam kantukku
Memohon engkau yang hilang
Dikembalikan padaku

Aku bertamu kepada sang surya
Memuja dan meminta pada sang maha Agung
Memohon engkau yang hilang
Dikembalikan padaku

Aku bertamu kepada pengantar mega
Tak henti meminta pada penguasaku
Memohon engkau yang hilang
Dikembalikan padaku


Bertamu
Kragilan-Serang, 20 April 2016